Saat masih berstatus mahasiswa di Universitas Hasanuddin, makassar sekitar tahun 1990-1994, tempat favorit saya untuk sekedar melepaskan penat (dan mungkin indehoy bersama kekasih tercinta) adalah Pantai Losari.Pantai yang terletak disebelah barat kota Makassar ini memang menawarkan keindahan yang sangat eksotis terutama saat menyaksikan pemandangan matahari terbenam ketika petang menjelang. Saya masih ingat betul, sejumlah pedagang makanan bertenda berderet sepanjang kurang lebih satu kilometer dipesisir Pantai Losari. Sampai-sampai ada yang sempat menjuluki sebagai “meja makan terpanjang didunia”. Hidangan yang disajikanpun sangat beragam namun kebanyakan didominasi oleh makanan laut (seafood) dan ikan bakar.
Salah satu hidangan khas dan unik di pantai Losari adalah Pisang Epe’. Jenis makanan ini berupa pisang mentah dibakar, lalu dibuat pipih kemudian diberi “kuah” air gula merah. Untuk menambah aroma dan kenikmatan, biasanya sang penjual menambahkan durian pada campuran kuah gula merah tadi. Inilah makanan favorit saya sembari menikmati semilir angin senja yang sejuk membelai tubuh.Namun tidak semua pengunjung pantai datang untuk menikmati hidangan khas disana. Banyak diantaranya datang duduk-duduk santai diatas tembok tanggul pantai seraya memandang ke laut lepas. Juga menatap ombak memecah lembut dikaki tanggul sembari menyaksikan matahari tenggelam perlahan dibatas cakrawala yang menyemburatkan cahaya merah jingga. Sejumlah hotel dan restorant juga berdiri disepanjang pinggiran pantai Losari. Sebagai landmark kota Makassar, banyak orang memiliki kenangan indah bersama pantai ini. Tak kurang mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri bertutur,””Sejak saya kecil, Pantai Losari merupakan pantai yang sangat indah untuk melihat sunset. Ketika tinggal di Makassar atas undangan almarhum Bapak Jenderal M Jusuf ketika masih menjadi Panglima Kodam Hasanuddin, hampir setiap hari saya diajak ke Pantai Losari. Sampai saya bertanya, apa tidak ada lagi tempat lain selain Losari ya, he-he-he…”.
Pada tahun 2006, pantai ini selesai direvitalisasi. Pedagang-pedagang makanan dipindahkan dan disatukan dalam satu tempat tersendiri yang berada didekat rumah jabatan Walikota Makassar. Ikon baru kota Makassar pun terwujud berupa pelataran bahari yang berada persis di pesisir pantai losari. Wujud Pelataran Bahari bisa anda lihat pada bagian atas situs ini. Jadi, ketika anda melancong ke Makassar, jangan lewatkan untuk datang di Pantai Losari. DAFTAR PUSTAKA : mytravelblogging.com/sulawesiselatan
Oleh: bejicity | 3-08-2008
potensi alam Sulawesi Selatan
Ditulis dalam potensi alam